Seuntai kata hati dan pikiran Gw:

Bukan karena cantik dia pantas dicintai, tapi karena cinta lah yang menjadikannya tampak cantik. @13/08

Tanya-tanya mbah Google

26 Februari 2008

Mengembalikan Bootable OS Windows setelah mendelete Linux

Beberapa tahun yang lalu, teman saya datang kepada saya dan bertanya “Gan kamu punya software yang bisa mengambil data yang suddah dihapus gak?”. Wah... kasus baru nih. Saya saat itu bingung untuk apa software itu, lalu teman saya itu menjelaskan sebab musababnya “Kemaren komputer saya dual booting, windows dan redhat. Terus saya hapus partisi redhatnya pake partition magic di windows... eh jadi gak bootable lagi.. lalu saya format deh semua hardisknya.. Selesai format, baru inget ada data yang belum ke back-up... gmana nih?”


Cerita itu sudah lama sekali (2004/2005an) ... Dan saya yakin kita semua yang baru nginstall linux ama windows pernah mengalami hal ini (terutama yang baru coba-coba), waktu itu saya dan teman saya itu browsing sana-sini mencari software itu dan ketemu “file scavenger”. Walau akhirnya berhasil mendapatkan data yang telah hilang itu, tapi sebab-sebab kehilangannya itu ternyata bisa dicegah.


Bagi anda yang memiliki komputer dual booting (windows dan linux) yang ingin menghapus Linux, anda dapat menghapus linux dan mendapatkan kembali windows anda bootable. Bagaimana caranya? Ini hasil iseng-iseng saya setelah mendapat petunjuk dari “Slackbook” tentang booting linux menggunakan boot loader windows. Cara yang dapat anda lakukan sebagai berikut:


Bila sudah terlanjur menghapus OS linux:

  1. Siapkan LiveCD linux (apa aja.. )

  2. Booting menggunakan liveCD linux itu (saat booting, pilih booting dari cd. Atau setting di bios agar booting ke CD)

  3. Melalui Shell anda masukan perintah berikut:

    dd if=/dev/[partisi windows] of=/dev/[hdisk] bs=446 count=1

    [partisi windows] diganti dengan device partisi windows anda.

    [hdisk] diganti dengan device hardisk anda

    misal: windows ada di partisi hda1 dan hardisknya hda maka perintahnya:

    dd if=/dev/hda1 of=/dev/hda bs=446 count=1

  4. Restart kembali komputer anda dan booting ke hardisk (kalo perlu keluarkan CD liveCD linux)


Bila OS linux belum dihapus:

  1. Booting ke OS linux anda.

  2. Melalui Shell anda masukan perintah berikut:

    dd if=/dev/[partisi windows] of=/dev/[hdisk] bs=446 count=1

    [partisi windows] diganti dengan device partisi windows anda.

    [hdisk] diganti dengan device hardisk anda

    misal: windows ada di partisi hda1 dan hardisknya hda maka perintahnya:

    dd if=/dev/hda1 of=/dev/hda bs=446 count=1

  3. Restart kembali komputer anda dan booting ke OS Windows (seharusnya sudah otomatis ke windows).

  4. Hapus Partisi linux anda.. dan silahkan acak2 hardisk anda seperti biasanya :)


Sebagai penjelasan:

Perintah dd berarti menggkopi hardisk, file atau apapun di sistem linux anda ke hardisk, file atau lainnya disistem linux anda secara RAW (gak ngeliat format). OS windows selalu menginstal boot loadernya di MBR hdisk dan di partisinya. Sehingga bila bootloader di MBR hdisk telah ditiban linux, anda dapat menibannya kembali dengan MBR di partisi. MBR merupakan sector atau 512 byte pertama pada hdisk/partisi. Terdiri dari:



Diambil dari Wikipedia


catatan

Perintah “dd” juga bisa digunakan untuk membuat ISO image dari cd/dvd anda, caranya:

dd if=/dev/cdrom of=ISO_image.iso

Bagikan tulisan ini di Facebook Anda

0 komentar:

Posting Komentar

Daftar Komentar Terbaru

Daftar Blog-Blog Gw

Blog Yg Biasa Gw Kunjungin (selain yg ada di side bar):