Seuntai kata hati dan pikiran Gw:

Bukan karena cantik dia pantas dicintai, tapi karena cinta lah yang menjadikannya tampak cantik. @13/08

Tanya-tanya mbah Google

30 April 2009

MENGETAHUI BARENG-BARENG, SEMUA TENTANG KNOWING

Hari Rabu 29 April 2009, Gw dan beberapa temen sekantor memutuskan buat No Bar (Maksudnya Nonton Bareng). Awal ceritanya, karena Gw dan mba Meyli sama2 memberi komentar distatus FB Lia tentang Watchmen yg dia tonton bareng “utuna” dia(Maksudnya si Lia kayaknya si suaminya... atau yg lain ya Wakakakak). Mulai lah Gw membujuk mba Meyli supaya ngebujuk temen2 seruangan juga nonton (jah.. maen bujuk membujuk nih).


Singkat cerita, terkumpulah 11 orang sandi yg bersedia nonton bareng di Pejaten Village. Ke 11 orang itu gak laen dan gak bukan adalah Gw, Mba Mey, Bang Didik, Bang Yudis, Tari, Esti, Uni, Wildan, Dika, ama amrizal, dan abe. Rencana nonton Wacthmen dibatalkan, karena ternyata di XXI Pejaten Village juga di tayangin Knowing yg di bintangin sama Nicolas Cage, selain itu juga hasil polling lebih memilih Knowing dibanding watchmen.


Sekilas (aja) Tentang Knowing

Knowing adalah film yang mulai beredar di Indonesia sejak tanggal 7 April 2009 (Wah terbilang baru ya..), make jasa Nicolas Cage buat maen sebagai John, dan Chandler Canterbury sebagai Caleb (ini anaknya si John). Pemeran lainnya:

  • Rose Byrne ... Diana Wayland

  • D.G. Maloney ... The Stranger

  • Lara Robinson ... Lucinda Embry / Abby Wayland

  • Nadia Townsend ... Grace Koestler

  • Alan Hopgood ... Rev. Koestler

  • Adrienne Pickering ... Allison


Kisah Knowing dimulai saat lucinda (seorang anak SD disebuah Sekolahan) mengajukan ide menanam sebuah “Kapsul Waktu” selama 50 tahun yang akan berisi gambar2 anak di SD itu pada tahun 1959 dan akan di buka pada tahun 2009 oleh murid2 SD itu juga. Lucinda memiliki sebuah kelebihan, yaitu dapat mendengar bisikan-bisikan para “Pembisik/wishper”.


Saat harus mengisi “Kapsul waktu”, lucinda tidak menggambar, tapi malah menulis angka2 yang tidak beraturan dan tidak bermakna (Pas saat itu doang, nanti cerita selanjutnya laen lagi :D). Tulisan itu jatuh ketangan Caleb (murid SD itu pas tahun 2009) saat acara pembukaan “Kapsul Waktu”. Karena rasa penasarannya, si Caleb membawa pulang catatan itu kerumah hingga di ketahui John sang bapak. Si john minta tuh catetan di balikin ke sekolah (Secara emang milik sekolah), tapi dimalam hari dia acak2 kode angka2 itu dan menemukan makna di balik catatan itu.


Catatan Lucinda yang ditulis tahun 1959 itu, ternyata berisi kode Koordinate lokasi, waktu dan jumlah korban sebuah bencana yg bakalan terjadi ditahun2 berikutnya. Kebetulan, pas dibuka, masih ada 3 tanggal bencana yang belom terjadi. Nah si john ini berusaha buat mencegah bencananya terjadi, tapi sayang semuanya gagal, bencana tetep aja terjadi.


John, semenjak ditinggal (mati) istrinya, gak percaya tuhan (Padahal bapaknya itu pendeta kristen), dia gak percaya kalo semua kejadian di alam ini ada yg merancang. Dia percaya, bahwa semua yg terjadi di dunia ini cuma kebetulan sesuai ama teori keacakan dan peluang. Tetapi dengan adanya catatan itu, dia mulai percaya lagi, kalo hidup itu ada yg ngatur, sayangnya endingnya tergolong aneh (buat Gw).


Kelebihan-Kekurangan Knowing (Menurut Gw)

Knowing memacu otak buat ikut berpikir, alur ceritanya gak datar kayak sinetron-sinetron Indonesia (Jah pembandingnya jauh amat). Efek filmnya lumayan bagus, hanya saja terkadang suaranya memekakan telinga (Sebelah Gw sampe tutup kuping, padahal dia dah make jilbab, **apa hubungannya coba), efek yg paling Gw suka itu pas kecelakaan kereta, itu kepala ketimpa kereta sampe kacanya retak2 (Keren), ada yg ke lindes body kereta (wuih). Tapi sayang, penggunaan kamera yg gak statis , kayaknya make kamera dipegang tangan, (Jah... masa dipegang kaki) gak pake tripod(Oh..) bikin kepala pusing (Kalo kursi bioskop bisa goyang2 pasti seru ya.. Wakakakak).


Ceritanya bikin Gw mikir, apa sih maksud si pembuat? Dia mau kita jadi apa, ngerti apa, tahu apa, selain angka2 yang jadi kamuflase tujuan penulis itu. Banyak kisah dan kata yang saling terhubung, dari awal, tengah, sampe akhir cerita. Kayak misalnya seperti ini(Halah):

  • Pembahasan antara john dan Caleb tentang adanya makhluk hidup di luar angkasa selain manusia (diawal cerita), membawa kita berpikir bahwa para wishper itu makhluk asing, dan si Caleb dan Abby di bawa ke planet lain saat di selamatkan (akhir cerita).

  • Pengucapan “N O double A” untuk mengatakan NOAA (yang mungkin maksudnya National Oceanic and Atmospheric Administration) padahal di Amrik sana mereka biasa ngucapin dengan nada “Noah” atau Nuh dari kata Nabi Nuh AS. Gw baru sadar, setelah akhir cerita, dimana yang dipilih untuk naik kapal itu cuma yg terpilih(Ditambah ada sepasang kelinci yg juga dibawa), bahkan keluarga (John kan bapaknya Caleb) gak bisa ikut kalo gak dipilih.

  • Pembahasan tentang keacakan yang enyebabkan kejadian adanya alam semesta saat John mengajar, yang tiba-tiba dia bilang kalo hidup ini gak punya tujuan merupakan pembahasan yg sangat sensitif dan pasti hampir semua orang (90% kalo menurut survey BPS -Badan yang Pura2 Survey) gak setuju dengan pendapat itu. Ternyata si penulis cerita juga gak setuju, yaitu dengan membuat sebuah angka yg tampaknya acak, berantakan, gak bermakna, dan dibuat oleh anak kecil itu memiliki makna yang tersembunyi tentang kehidupan ini.

Ada juga beberapa kejadian dan kata yg bikin Gw bingung, geli dan aneh. Seprti misalnya kayak ini (halah):

  • Gw baru tahu kalo kata “P h Double D” diartin ke bahasa indonesia jadi “Doktor Berpayudara besar”

  • Saat Diana coba manggil John Lewat ponselnya, dibilang gak ada sinyal, tapi anehnya kenapa si Caleb bisa menghubungi Ponselnya John? Mungkin kalo kejadian gangguan gelombang radio itu karena kejadian lokal (Kayak BTS ambruk ya? Wakakakak) Gw bakal nyambung, tapi gangguannya kan global (Oh iya karena Hujan Signal Magnetik Matahari ya...).

  • Dan kesalahan-kesalahan yang diluar logika lainnya yang bikin Gw pengin nonton film itu lagi dengan lebih teliti (bioskop gak bisa replay or slowmotion OI :( ).


Makna, Hikmah dan pelajaran (Yang Gw ketahui) dari Knowing

Cerita Knowing ini ngebahas tentang seorang John (bisa kita anggap aja manusia) yang tadinya beriman (ini kira2 Gw aja, soalnya gak diceritain, tapi tersirat dari bapaknya john yang pendeta) menjadi tidak percaya akan adanya Tuhan dan hari akhir (dari kata2 si John waktu bilang dia gak bisa mastiin kalo akhirat itu ada, dan saat dia bilang hidup ini meaningless trus terdiam waktu ngajar) kembali menjadi seorang yg beriman dan memperbaiki kesalahannya (Dengan berbaikan ama bapaknya) diakhir Cerita saat dia tahu kalo dia sudah mencapai ujung hayatnya. Hal ini bisa kita ambil hikmah, untuk tidak menunggu akhir2 hidup kita buat memperbaiki keimanan terhadap Tuhan, dan kesalahan kita terhadap manusia.


Akhir cerita membuat Gw bingung, wishper yg berubah jadi makhluk cahaya tanpa tulang dan kulit itu dimaksudkan penulis sebagai malaikat beneran, atau sebagai makhluk ruang angkasa yang kita anggap selama ini sebagai malaikat (Keduanya sangat bertentangan loh). Juga kendaraan yg membawa Caleb+abbi keluar dari bumi bisa diartikan seperti buroq yang dinaiki Nabi Muhammad SAW saat Isra-Mi'raj atau sebagai kapal ruang angkasa yang selama ini kita anggap sebagai buroq.

Bagikan tulisan ini di Facebook Anda

0 komentar:

Posting Komentar

Daftar Komentar Terbaru

Daftar Blog-Blog Gw

Blog Yg Biasa Gw Kunjungin (selain yg ada di side bar):